Jumaat, 17 Oktober 2008

LUMIX FZ28 DAN CIPTAAN YANG ESA


Assalamualaikum warahmatullahhibarkatuh..

Rasanya dah 2 hari aku tak update ataupun upload apa-apa cerita mau pun photo dalam blog aku ni. Bukan tak ada bahan baru ataupun idea aku dah kosong, tapi jadual aku begitu padat dipenuhi dengan pelbagai program. Lebih-lebih lagi jiran sebelah rumah aku nak buat majlis kenduri kahwin anak perempuan mereka pada Ahad ini, jadi sebagai seorang jiran sejati, akupun terasa juga bahang kesebokannya.


Satu lagi yang membataskan pergerakan aku adalah kerana terpaksa menghadirkan diri kesatu kursus di Pejabat Pelajaran Daerah Papar. Kursus apa.. nanti aku cerita. Gambar semasa berkursus untuk hari pertama aku dah rakam tadi. Kalau tak ada aral menghalang, esok aku akan sambung merakamkan detik-detik sepanjang kursus tersebut. Harap rakan-rakan setia menanti.






Selepas balik dari kursus petang tadi.. (aku balik awal lebih kurang jam 3, kerana aku bergegas nak mengejar waktu asar), aku terus singgah di Masjid Jamek Kg. Sungai Padang, Papar. Selesai solat asar berjemaah, aku terpaksa STAY di MJKSP (Masjid Jamek Kg. Sungai Padang) kerana hujan lebat mula membasahi bumi. Dapat aku rasakan betapa gumbiranya tanam-tanam dan rumput yang tumbuh melata. Aku lepak dalam 1/2 jam sambil bercerita yang kadang-kadang kosong dan kadang-kadang berisi bersama rakan jemaah yang terkenal dengan panggilan Kent dan Tuan Hj. Gou Rahman.


Setelah hujan berhenti kami pun balik. Aku singgah rumah sekejap dan langsung aku pergi ke rumah saudara aku yang akan mengadakan majlis tahlil arwah 7 hari pakcik Jainal esok. Sampai di sana Sepupu aku Obot dah duduk-duduk sambil menyedut rokok kretek GUDANG-GARAM. Kami pun berborak pelbagai topik, bersama keluarga yang lain.





Entah bagaimana timbul idea aku untuk melawat Pantai Manis yang manisnya hanya cuma tinggal pada namanya sahaja. Hasrat dalam hati aku yang no WAHID adalah untuk merakamkan kecantikan dan keindahan panaorama maya ciptaan Allah. Tanpa melengahkan waktu aku pun mulalah memandu keretaku menuju Pantai Manis.





Tiba di sana aku pun mulalah merakamkan detik-detik mentari melabuhkan sinarnya. Tapi cuaca agak medung sedikit menyebabkan limpahan cahaya mentari agak terbatas kerana tersekat awan yang kelam.







Gambar-gambar yang rakan-rakan lihat ini telah aku rakamkan petang tadi. Mudah-mudahan ianya dapat meningkatkan rasa kesyukuran dan keinsafan kita kepada yang kuasa. Lihatlah betapa indah dan agungnya ciptaan yang Allah maha esa. Lihatlah betapa luasnya samudera, langit dan seluruh cakerawala.


Ya Allah rabbul izzati.. betapa kerdilnya aku... sungguh agungnya ciptaan mu. Teguhkanlah Iman ku, janganlah kau alihkan walau sedikit ketakutan ku pada azabmu. Kau berikanlah kami walau sekelumit kasih sayang mu, agar kami sentiasa selamat di DUNIA DAN AKHIRAT.














Ya Allah ya Tuhan, Doaku panjatkan, Limpahkan Hidayahmu, Ya Wasiaal karomi..















Dengan mengingatimu, kan tenang di hatiku, rahmatilah hidupku, ya wasiaal karomi..


Tiada Amal ibadat, yang dapat ku banggakan, mohon belas kasihan, Ya Wasiaal Karomi





Selasa, 14 Oktober 2008

Yang Mengeluarkan Seseorang Dari Islam

Allah telah mewajibkan bagi seluruh hambanya untuk masuk ke dalam Islam dan berpegang teguh dengan ajaran-Nya dan menjauhi segala sesuatu yang menyimpang darinya. Ia juga telah mengutus Muhammad untuk berdakwah terhadap hal tersebut, dan juga telah mengabarkan bahwa barang siapa yang mengikutinya maka dia telah mendapatkan hidayah, namun barang siapa yang menolak dakwahnya maka ia telah tersesat. Dan Allah telah memperingatkan dalam banyak ayat-ayat Al-qur'an tentang hal-hal yang menyebabkan segala jenis kesyirikan, kemurtadan dan kekafiran.

Para ulama telah menerangkan dan membahas hukum seorang muslim yang murtad dari agamanya dapat disebabkan oleh berbagai macam sebab yang membatalkan keislamannya, yang menyebabkan darah dan hartanya menjadi halal dan Ia dinyatakan keluar dari Islam. Namun yang lebih berbahaya dan sering terjadi adalah 10 hal yang dapat membatalkan keislaman yang disebutkan oleh Syeik Muhammad Bin Abdul Wahab serta ulama lainnya. Dan saya akan menjelaskan secara singkat akan hal ini, agar kita berhati-hati dan mengingatkan orang lain dengn harapan agar kita selamat dari hal-hal tersebut.

  1. Syirik dalam beribadah kepada Allah. Firman Allah,

    "sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa mempersekutukan (sesuatu) dengan Dia, dan Dia mengampuni dosa selain dari syirik itu bagi siapa yang di kehendaki-Nya." (an Nisa': 116).

    "Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan padanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang dzalim itu seseorang penolongpun." (Al Maidah: 72).

Termasuk dalam poin ini adalah berdo'a kepada orang yang sudah mati dan minta bantuan kepada mereka atau bernadzar dan berkurban untuk mereka.

  1. Menjadikan sesuatu sebagai perantara dengan Allah dimana seseorang berdo'a dan meminta syafaat serta bertawakal kepada sesuatu tersebut, orang yang berbuat hal seperti ini telah kafir secara ijma'.
  2. Siapa yang tidak mengafirkan orang-orang musrik atau meragukan kekafiran mereka atau membenarkan ajaran mereka. Maka orang yang berkeyakinan seperti ini juga telah kafir.
  3. Siapa yang meyakini bahwa petunjuk selain Rasulullah saw lebih sempurna dari petunjuk beliau, atau meyakini bahwa hukum selain hukum beliau lebih baik dari selain hukumnya, seperti orang-orang yang lebih mengutamakan hukum thagut dari hukum Allah, maka orang yang berkeyakinan seperti ini juga telah kafir.
  4. Siapa yang membenci sebagian dari ajaran Rasulullah, meskipun ia tetap mengamalkannya, maka ia telah kafir. Berdasarkan firman Allah,

    "yang demikian itu adalah karena sesungguhnya mereka benci kepada apa yang diturunkan Allah (Al Qur'an) lalu Allah menghapuskan (pahala-pahala) amal-amal mereka."

  5. Siapa yang memperolok-olok salah satu ajaran yang dibawa oleh Rasulullah saw. Atau memperolok-olok pahala dan siksaan yang diperoleh maka ia juga kafir. Dan dalil yang menunjukkan hal tersebut adalah firman Allah,

    "Katakanlah wahai (Muhammad), 'Apakah dengan Allah, ayat-ayat-Nya dan Rasul-Nya kalian selalu berolok-olok?' tidak usah kalian minta ma'af, karena kalian kafir sesudah beriman." (At Taubah: 65-66)

  6. Perbuatan sihir dengan segala bentuknya. Maka barang siapa yang melakukan perbuatan ini dan meridhainya, maka ia telah kafir. Sebagaimana firman Allah,

    "Dan mereka mengikuti apa yang dibaca oleh syetan-syetan pada masa kerajaan Sulaiman (dan mereka mengatakan bahwa Sulaiman itu mengerjakan sihir), padahal Sulaiman tidak kafir (tidak mengerjakan sihir), hanya syetan-syetan itulah yang kafir (mengerjakan syihir). Mereka mengajarkan syihir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada dua orang malaikat di negeri Babil yaitu Harut dan Marut, sedang keduanya tidak mengajarkan (sesuatu) kepada seorangpun sebelum mengatakan, 'Sesungguhnya kami hanya cobaan (bagimu), sebab itu janganlah kalian kafir'. Maka mereka mempelajari dari kedua malaikat itu apa yang dengan sihir itu, mereka dapat menceraikan antara seorang (suami) dengan istrinya. Dan mereka itu (ahli sihir) tidak memberi mudlarat dengan sihirnya kepada seorangpun kecuali dengan izin Allah. Dan mereka mempelajari sesuatu yang memberi mudlarat kepadanya dan tidak memberi manfaat. Demi, sesungguhnyaa mereka telah meyakini bahwa barangsiapa yang menukarnya (kitab Allah) dengan sihir itu, tiadalah keuntungan baginya diakhirat dan amat jahatlah perbuatan mereka menjual dirinya dengan sihir, kalau mereka mengetahui." (Al Baqoroh: 102)

  7. Mendukung dan membantu orang-orang musrik untuk mencelakakan kaum muslimin. Hal ini dilandasi oleh firman Allah,

    "Hai orang-orang yang beriman, janganlah kalian mengambil orang-orang yahudi dan nasrani menjadi pemimpin-pemimpin (kalian), sebagian mereka adalah pemimpin bagi sebagian yang lain. Barang siapa diantara kalian mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zhalim."
    (Al Maidah: 51)

  8. Orang yang meyakini bahwa ada golongan manusia tertentu yang dibolehkan keluar dari syari'ah Muhammad. Maka orang yang meyakini hal ini telah kafir, berdasarkan firman Allah,

    "Di antara ahli kitab ada orang yang jika kalian mempercayakan kepadanya harta yang banyak, dikembalikannya kepada kalian dan diantara mereka ada orang yang jika kalian mempercayakan kepadanya satu dinar, tidak dikembalikannya kepada kalian, kecuali jika kalian selalu menagihnya. Yang demikian itu lantaran mereka mengatakan, 'tidak ada dosa bagi kami terhadap orang-orang ummi.' Mereka berkata dusta terhadap Allah, padahal mereka mengetahui." (Al Imran: 75)

  9. Berpaling dari agama Allah dengan wujud tidak mempelajarinya dan tidak mengamalkannya. Didasarkan pada firman Allah,

    "Dan siapakah yang lebih zhalim dari pada orang yang telah diperingatkan dengan ayat-ayat tuhan-Nya, kemudian ia berpaling daripadanya? Sesungguhnya kami akan memberikan pembalasan kepada orang-orang yang berdosa." (As Sajdah: 32).

Dan tidak ada perbedaan antara pelaku-pelaku sepuluh hal tersebut diatas, baik ia dalam keadaan main-main, bersungguh-sungguh, atau karena takut ketika melakukannya -kecuali orang yang dipaksa untuk melakukannya-. Semuanya adalah bahaya yang sangat besar dan sangat sering terjadi. Maka hendaknya setiap muslim dapat menghindarinya dan selalu menghawatirkan dirinya dari hal-hal tersebut. Kita kemudian berlindung kepada Allah dari segala sesuatu yang dapat mendatangkan kemurkaan dan adzabnya yang sangat pedih. Sholawat dan salam semoga selalu terlimpah atas manusia terbaik, Muhammad serta atas para kerabat dan sahabatnya.

7 Perkara

Barang siapa hafal tujuh kalimat, ia terpandang mulia di sisi Allah dan Malaikat serta diampuni dosa-dosanya walau sebanyak buih di laut.

1. Mengucap Bismillah pada tiap-tiap hendak melakukan sesuatu.
2. Mengucap Alhamdulillah pada tiap-tiap selesai melakukan sesuatu.
3. Mengucap Astagfirullah jika lidah terselip perkataan yang tidak patut.
4. Mengucap Insya Allah jika merencanakan berbuat sesuatu di hari esok.
5. Mengucap La haula wala kuwwata illa billah jika menghadapi sesuatu tak disukai dan tak diingini.
6. Mengucap inna lillahi wa inna ilaihi rajiun jika menghadapi dan menerima musibah.
7. Mengucap La ilaha illa Allah Muhammad Rasulullah sepanjang siang dan malams ehingga tak terpisah dari lidahnya dari tafsir hanafi,mudah-mudahan ingat,w alau lambat-lambat mudah-mudahan selalu, walau sambil lalu mudah-mudahan jadi bisa, karena sudah biasa.

Ahad, 12 Oktober 2008

AKU DAN ALIH KE LUMIX FZ28

Lepas upacara pengkebumian Allahyarham Pakcik Jainal Omar, aku balik rumah mandi dan solat dzohor. Sesudah itu aku bergegas pergi ke KK bersama Saudara aku IMI dan anak lelaki aku Fadhillah Nurfikri. Aku turun ke KK ni ada satu tugas yang perlu aku selesaikan. Aku dah rancang nak beli Kamera Lumix FZ28. Kamera Lumix FZ18 aku sudah berada di tangan rakan setugas aku. Siapa dan berapa harga aku bagi rakan aku tu tak perlulah aku bagitaukan. Dan berapa harga FZ28 aku dapat pun tak perlulah aku cerita. Cuma yang aku agak kecewa sedikit, FZ28 aku ni kaler silver. Aku tanya taukeh tu kaler hitam, tapi tak tau bila sampai katanya. Jadi aku pun terpaksalah beli juga yang berwarna silver tu.



















Teman-teman tengoklah apa yang telah dapat aku lakukan dengan FZ28 aku dalam tempoh belum sampai 24 jam ni








Foto awal yang aku rakam dengan FZ28 aku kelmarin.
Foto ini aku rakam dari tingkat 4 tempat letak kereta bangunan KK PLAZA
































Foto yang aku rakam dengan FZ28 pagi tadi





























































PAK CIK JAINAL OMAR KEMBALI KE RAHMATULLAH

Kelmarin langsung aku tak dapat menjenguk blog aku ni. Bukan apa, awal pagi aku dah bergerak ke rumah Saudara aku yang kembali ke rahmatullah. Pakcik Jainal Omar telah meninggal dunia di Hospital Papar waktu subuh dalam lingkungan jam 2-4 am 11 Oktober 2008. Beliau meninggal setelah 106 hari kematian isteri beliau Allahyarhmah Fatimah Hj. Yunus. Isteri beliau ini merupakan kakak kepada Bapa aku.

Bersamalah kita mendoakan kebahagian dan kesejahteraan mereka, mudah-mudahan Allah menempatkan mereka dikalangan orang-orang yang beriman dan soleh. Begitu juga kepada semua kaum muslimin dan muslimat yang telah pergi terdahulu dari kita. Amin.